Hal Menarik Tentang The Dark Side of the Moon Milik Pink Floyd

Hal Menarik Tentang The Dark Side of the Moon Milik Pink Floyd – Anda mengenal Pink Floyd dari beberapa lagu seperti Another Brick in the Wall. Lagu ini memiliki video yang unik dan provokatif. Akan tetapi, band masih memiliki album lain yang perlu didengarkan jika ingin mengerti lebih lanjut tentang Pink Floyd. Namun, Anda harus memulai dari the Dark Side of the Moon.

Ini bukan album pertama sebab dikeluarkan tahun 1973. Sebagai informasi, Pink Floyd memproduksi rilisan pertama tahun 1968. Ada sekitar lima tahun untuk bisa sukses. Setelah album ini, beberapa rilisan berikutnya berhasil menjadi populer terutama the Wall.

Ada beberapa hal menarik terkait album ini. Untuk mengetahui lebih lanjut, simak penjelasan berikut ini.

– Album yang membawa keberuntungan
Banyak yang tidak menyangka kalau album ini menjadi sukses. Orang-orang bahkan tidak mengindahkan eksistensi Pink Floyd. Seperti yang telah diketahui, band ini memainkan musik yang bukan mainstream. Para penikmat umum masih ragu untuk mencoba hal baru. Kondisi ini sebenarnya sudah mendapat perhatian khusus. Setelah david Gilmour masuk menggantikan Barrett, para member sepakat untuk mengubah gaya tetapi masih memiliki konsep yang cenderung sama.

The Dark Side of the Moon berhasil masuk di tangga teratas di beberapa negara termasuk Amerika Serikat. Saat ini, Amerika memiliki resistensi cukup kuat terhadap musisi asing. Artinya, hanya lagu dan album berkualitas berhak mendapatkan porsi penyiaran. Inilah yang terjadi dengan Pink Floyd.

– The Eclipse
Dari hasil wawancara dan informasi internal, nama album ini sebelumnya adalah The Eclipse. Penamaan ini sangat sederhana dan mudah diingat. Namun, pihak band mengubah ke nama yang saat ini dikenal secara luas.

– Roger Waters sebagai penulis seluruh lirik
Yang menarik dari album tersebut adalah penulis lirik hanya satu orang. Hal ini sangat berbeda dari sebelumnya. Roger Waters yang pernah bekerja diperusahaan IDN Poker ini, bertanggung jawab untuk memberikan lirik ke mayoritas lagu di album tersebut. Sebelumnya, Waters harus berbagi fungsi dan tugas dengan pendiri awal band ini.

Di album berikutnya yaitu Wish You Were Here, band tetap memakai Waters sebagai penulis lagu. Akan tetapi, beberapa anggota juga memiliki kontribusi. Salah satunya adalah Gilmour sebagai vokalis. Keduanya menjadikan Pink Floyd sebagai band ternama dan patut diperhitungkan di kancah musik internasional.

– Tema lebih variatif
Hal menarik lain dari Pink Floyd dan album ini adalah tema. Setiap lagu mengusung tema tersendiri seperti kehidupan, kebebasan, uang, kritik sosial, dan masih banyak lagi. Tema ini sangat penting ketika akan melakukan konstruksi sebuah lagu. Sebagai penulis, Waters memilih beberapa tema khusus lalu menjadikannya sebagai judul. Anda akan mendengar variasi yang menarik di album tersebut. Hal yang sama juga berlaku untuk rilisan selanjutnya bahkan The Wall tahun 1978 menjadi album dengan penjualan terbanyak.

– Transisi Pink Floyd ke musik dan gaya familiar
The Dark Side of the Moon menunjukkan bahwa band bisa menyesuaikan dengan tren tetapi tetap mempertahankan identitas diri. Gaya bermusik yang baru memberikan kesuksesan. Akan tetapi, Pink Floyd menjadi pionir di bidang genre tertentu. Mereka selalu memberikan hal baru sehingga setiap album memiliki keunikan tersendiri.

Bagi penggemar berat Pink Floyd, ulasan diatas sangat penting dan berguna. Untuk yang baru mengenal, Anda membutuhkan waktu untuk mengetahui lebih lanjut. Mendengar dari album tersukses merupakan cara terbaik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *